| PILPRES 2009 Komarudin Hidayat: JK Wapres Terkuat di Dunia |
|
|
|
| Written by Umum | |
| Friday, 26 June 2009 | |
|
Jusuf Kalla (JK) dinilai sebagai wakil presiden terkuat di seluruh dunia. JK telah mematahkan mitos bahwa seorang wakil presiden itu hanya menjadi ban serep seorang presiden.
"Hanya Indonesia yang punya wapres terkuat, bahkan terkuat di seluruh dunia. Di tempat lain, wapres hanya ban serep tapi JK sebagai wapres bisa jadi kompetitor," kata Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Komarudin Hidayat, saat peluncuran buku Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat, 26 Juni 2009. Majunya JK sebagai calon presiden itu, lanjut dia, sudah menunjukkan komitmen dengan demokrasi. Menurut Komarudin, Golkar sebagai pemenang kedua Pemilu Legislatif 2009 memang harus maju dan mengusung nama calon presiden sendiri. "JK k itu unik. Mematahkan mitos orang luar Jawa juga bisa menjadi presiden. JK itu cerdas, situasi debat memperlihatkan itu. Orang tahu, kalau mengkritik SBY itu tidak etis karena masih sebagai atasannya. Jadi dia (JK) mengkritik Boediono," jelas moderator Debat Cawapres putaran pertama ini. Selain itu, Komaruddin juga memuji JK sebagai tipe ideal pemimpin bagi masyarakat Islam. Komaruddin menilai, latar belakang JK yang tumbuh di budaya pesisir menciptakan ciri egaliter. "Dalam konteks global, Indonesia semakin dikenal sebagai negara paling demokratis," ujar dia. |
| < Prev | Next > |
|---|
| Kubu Teuku Umar |
| Kubu SBY |
| Kubu GOLKAR |
AnooX Community link |
| Website Monitoring by InternetSeer |
| Local UK |
| Resources |
| Free Link Exchange |
| My Election Links |
| Add Url |
| Links-PEMILU |
| Prediksi hasil PEMILU 2009 |
| DPT Ganda-Siapakah yang diuntungkan? |
| Bagaimana PEMILU 2009 di Luar Negeri? |
| Kampanye partai yang gak karuan |
| Personality Capres |
| Koleris |
| Melankolis |
| Phlegmatis |
| Sanguinis |
| GOLKAR |
| PAN |
| PKPB |
| GERINDRA |
| Semua Tokoh |
JK-Wiranto |
MEGA-PRO |
SBY-Boediono |
Internet bisa saja lebih efektif daripada koran dan radio.
Sekarang keduanya sedang mencari waktu yang tepat untuk bertemu Ketua Umum PDIP itu
Agung Laksono meminta Dewan membedakan kasus Century dengan masalah APBNP
Saat ini harus dibuktikan dulu soal pelanggaran hukum itu benar ada atau tidak
PPP memandang sudah cukup gonjang-ganjing kasus Bank Century