Skip to content

The Indonesian  Election | PEMILU PILPRES PRESIDEN 2009 The Indonesian  Election | PEMILU PILPRES PRESIDEN 2009

You are here: Home
PEMILU PILPRES 2009:SBY-JK Bersua di Rapat Terbatas? PDF Print E-mail
Written by Umum   
Wednesday, 27 May 2009
Jakarta - Setelah saling sibuk dengan urusan 'kampanye' masing-masing, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) diperkirakan akan bersua kembali dalam sebuah rapat terbatas yang berlangsung di Kantor Presiden. erdasarkan informasi yang dihimpun detikcom dari Biro Pers dan Media Istana Kepresidenan, Rabu (27/5/2009), Presiden SBY akan menggelar rapat terbatas di Kantor Presiden sekitar pukul 15.00 WIB. Belum jelas apa yang akan dibahas dalam rapat tersebut. Tapi biasanya, dalam rapat terbatas, selain para menteri terkait yang hadir, wakil presiden juga hadir.

Sedangkan sebelumnya, sekitar pukul 11.00 WIB, Presiden akan melakukan rapat konsultasi dengan pimpinan DPR dan para pimpinan pansus di DPR. Diperkirakan, JK juga akan hadir dalam rapat konsultasi ini.

SBY-JK yang sama-sama maju sebagai capres dalam Pilpres 2009, akhir-akhir ini saling serang di media. Dalam berbagai kesempatan, keduanya saling mengkritik. Kritikan pedas sering dilontarkan terutama oleh Jusuf Kalla. JK sering mengatakan bahwa menjadi pemimpin itu harus cekatan, cepat dan tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan. Seolah-olah menyindir SBY yang terkenal peragu.

Kedua tokoh ini terakhir bertemu di Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) yang berlangsung di Hotel Bidakara, 12 Mei lalu. Dalam kesempatan itu, SBY meyakinkan bahwa hubungan mereka baik-baik saja dan berkomitmen akan menyelesaikan pemerintahan hingga akhir masa jabatan.
 
< Prev   Next >
 

Bangun backlink cepat
Hanya dalam satu sentuhan tombol, dapatkan 243 links dan cepat diindex Google

Make money online
Bangun bisnis online anda, dengan mesin pembuat 100+ artikel Unique dan di submit otomatis ke 200 lebih host articles. Tingkatkan trafik menjadi 5000 kunjungan unque IP per hari


  • Kasus Bank Century ini memiliki dua segi, politik dan hukum.

  • Rekomendasi telah diberikan Dewan Pimpinan Pusat PDIP

  • Velix Wanggai, Staf Khusus Presiden, membantah niat bertemu Mega untuk membahas L/C fiktif

  • "Kecuali dalam proses hukumnya nanti ada yang perlu direspons oleh dewan," kata Akbar

  • Namun Taufiq Kiemas dihormati, kata Maruarar Sirait